Tradisi Lamaran Tukar Cincin




Pertanyaan :
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Nama : Alda Kavita
Dari Group Manhaj Salaf Akhwat 13

Bismillah
Saya ingin bertanya.
Ketika setelah Lamaran (bertukar cincin) dan sudah menentukan hari pernikahan di tengah jalan pihak laki2 pun memutuskan bgtu saja. Cincin perempuan blm di kembalikan kepda pihak laki2.
Jd Kalo si perempuan untuk menikah lagi sah atau tdk ya?
JazakaAllah

Jawab :
Bismillah

وعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bertukar cincin tentu tidak perlu di tanyakan. Karena hal itu kemaksiatan.

Bagi pelaku harus bertaubat dan istighfar, dan harus tau bahwa yang di lakukan itu dosa dan maksiat serta adat orang kafir.

Lamaran / tukar cincin, belum menjadikan seorang istri atau suami
Mereka bukan apa-apa dan bukan siapa siapa.

Dan nasehat saya, hindarilah pacaran, perbaiki diri

Tradisi lamaran dengan tukar cincin biasanya di lakukan oleh orang yang menjalin cinta di atas dosa (pacaran) dan ini pintu-pintu zina.
Maka sekali lagi perbaiki diri dan bertaubat.

Dijawab Oleh Ustadz Abu Abdurrahman bin Muhammad Suud al Atsary حفظه الله تعالى

🔰 @Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•
Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram     : http://t.me/Manhaj_salaf1
📱 Whatshapp : 089665842579
📷 Instagram   : bit.ly/ittibarasul1
🇫 Fanspage     : fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Belum ada Komentar untuk "Tradisi Lamaran Tukar Cincin"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel