LightBlog

Hukum Berqurban Dengan Niat Untuk Orang Yang Telah Wafat

Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah Boleh jadi kamu ingin menyembelih qurban dengan niat untuk orang tuamu yang telah wafat. Apa...







Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

Boleh jadi kamu ingin menyembelih qurban dengan niat untuk orang tuamu yang telah wafat. Apakah hal ini dibenarkan?

Jawabannya
Hendaklah kita mengetahui satu hewan qurban itu mencukupi untuk seluruh keluarga.

Hal ini berdasarkan apa yang diucapkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat akan menyembelih hewan qurbannya maka beliau mengucapkan:

بِاسْمِ الله؛ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ

“Dengan nama Allah, Ya Allah terimalah (qurban ini) dari Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dan keluarga Muhammad serta dari ummat Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam-“. [HSR. Muslim no.1967, Abu Dawud no.2792, dan lain-lain].

Disitu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban seekor kambing dengan meniatkan qurbannya untuk pribadi beliau, keluarga beliau, serta ummat beliau. Dan disitu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbicara secara umum baik untuk keluarga dan ummatnya yang masih hidup maupun yang telah wafat.

Catatan
Dalam hadits lain disebutkan redaksi do’a Nabi saat akan menyembelih hewan qurbannya adalah:

بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ هَذَا عَنِّى وَعَمَّنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِى

“Bismillah, Allaahu Akbar, (qurban) ini adalah dariku dan dari ummatku yang tidak ikut berqurban“. [HR. Abu Dawud no. 2810, Tirmidzi no. 1521 dan lain-lain. Dishahihkan oleh Al Albani rahimahullah dalam Shahih Abi Dawud no. 2810].

Mengenai qurbannya Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam untuk ummatnya yang tidak ikut berqurban, maka ini khusus untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saja, dikarenakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah ayah bagi seluruh kaum muslimin, dan istri-istri beliau adalah ibu bagi seluruh kaum muslimin. Adapun selain Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak bisa meniatkan qurbannya untuk seluruh kaum muslimin. Demikian ditegaskan oleh Al Qadhi Abu Ishaq rahimahullah dalam Al Muntaqa Syarah Al Muwatha III:113.

Dengan demikian, maka disimpulkan, satu hewan qurban itu mencukupi untuk orang yang berqurban dan untuk keluarganya baik yang masih hidup maupun yang telah mati.

Berkata Imam Al Khathabi rahimahullah saat menjelaskan hadits di atas:

«وفي قوله: (تقبل من محمد وآل محمد ومن أمة محمد) دليل على أن الشاة الواحدة تجزئ عن الرجل وأهله وإن كثروا

"Dan pada ucapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (saat hendak menyembelih hewan qurban di atas -pent): “Kabulkan dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan ummat Muhammad -shallallahu ‘alahi wa sallam-“maka ini adalah dalil bahwa satu ekor kambing (jika hewan qurbannya berupa kambing -pent) sudah mencukupi untuk orang yang berqurban tersebut plus keluarganya walau jumlah anggota keluarganya banyak". (Ma’aalimus Sunan II:288).

Atas dasar itu seseorang yang berqurban dengan seekor hewan qurban itu pada dasarnya dia telah mencukupkan hewan qurbannya baik untuk dirinya maupun keluargannya baik keluargannya yang masih hidup keluargannya yang telah wafat.

Artinya, diniatkannya qurban untuk orang yang telah wafat itu hanya sebagai penyertaan saja dan bukan khusus qurban untuk orang yang telah mati.

Adapun menyembelih hewan qurban dengan niat khusus untuk orang yang telah wafat, semisal dia berqurban dengan niat khusus untuk ayah atau ibunya yang telah wafat, maka pendapat terkuat adalah hal ini bukan termasuk sunnah.

Mengapa? Kita tahu saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hidup, beberapa istri tercintanya dan anak-anaknya, serta kerabatnya radhiallahu ‘anhum telah wafat. Namun tidak ada keterangan misalkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelih hewan qurban dengan niat dikhususkan untuk Khadijah radhiallahu ‘anha, atau keluarganya yang telah mendahului beliau. Andai ini sunnah, tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan melakukannya dan mencontohkannya kepada kita.

Karena itulah Syaikh Al ‘Utsaimin rahimahullah saat ditanya:

هل الأضحية مشروعة عن الأموات أو عن الأحياء؟

Apakah berqurban itu disyari’atkan dari orang yang telah mati ataukah dari yang masih hidup?

Maka beliau menjawab:

مشروعة عن الأحياء، إذ لم يرد عن النبي صلّى الله عليه وسلّم ولا عن الصحابة فيما أعلم أنهم ضحوا عن الأموات استقلالاً،

"Berqurban itu disyari'atkan dari orang yang masih hidup. Tak pernah diriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dari Shahabatnya radhiallahu ‘anhum -sebatas yang saya ketahui- bahwasanya mereka berqurban untuk orang yang telah wafat dengan niatan khusus.

 فإن رسول الله صلّى الله عليه وسلّم مات له أولاد من بنين أو بنات في حياته، ومات له زوجات وأقارب يحبهم، ولم يضح عن واحد منهم،

Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah ditinggal wafat lebih dahulu oleh anak-anaknya, baik anak lelaki maupun anak perempuannya disaat beliau sendiri masih hidup, dan juga istri dan beberapa keluarga dekatnya yang beliau sangat mencintai mereka ada yang telah wafat duluan, namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tak pernah meniatkan qurban khusus untuk seorangpun dari mereka (yang telah wafat itu).

فلم يضح عن عمه حمزة ولا عن زوجته خديجة، ولا عن زوجته زينب بنت خزيمة، ولا عن بناته الثلاث، ولا عن أولاده ـ رضي الله عنهم ـ،

Beliau tidak pernah berqurban atas nama pamannya Hamzah, dan tidak pula untuk istrinya Khadijah, tidak juga untuk istrinya Zainab binti Khuzaimah, juga tidak untuk tiga anak perempuannya dan anak-anak lelaki beliau lainnya -radhiallahu ‘anhum-.

 ولو كان هذا من الأمور المشروعة لبيَّنه الرسول صلّى الله عليه وسلّم في سنته قولاً أو فعلاً،

Andai saja ini termasuk perkara yang disyari’atkan, niscayalah beliau akan menjelaskannya dalam sunnahnya baik berupa ucapan maupun perbuatan.

وإنما يضحي الإنسان عنه وعن أهل بيتة . لكن الأضحية عليهم استقلالاً لا أعلم لذلك أصلاً في السنة

Dan hendaklah seseorang itu berqurban untuk dirinya dan keluarganya. Adapun berqurban dengan mengkhususkan niat untuk orang yang telah wafat, maka Aku tak mengetahui hal itu sebarang dalilpun dari sunnah". (Syarhul Mumti’ VII:423 -dengan sedikit diringkas dari ana-)

Kesimpulan, satu hewan qurban mencukupi untuk orang yang berqurban itu maupun keluarganya, baik keluarganya yang masih hidup maupun yang telah mati.

Berqurban dengan mengkhususkan qurbannya untuk orang yang telah mati baik untuk kedua orang tua maupun lainnya adalah tak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maupun para Shahabatnya radhiyallahu ‘anhum, maka janganlah hal ini dilakukan.

Walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin, wa shallallahu ‘alaa Muhammadin

🔰 @Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram     : http://t.me/Manhaj_salaf1
📱 Whatshapp  : 089665842579
🌐 Web              : dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram    : bit.ly/ittibarasul1
🇫 Fanspage      : fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Adab & Akhlak,162,Adzan,6,Aqidah & Manhaj,165,Bid'ah,40,biografi,3,Evaluasi,2,fatwa ulama,138,Fiqh Jenazah,7,Fiqh Qurban,13,Fiqh Ramadhan,35,Fiqh Shalat,58,Fiqh Thaharah,9,fiqh wanita,26,Fiqh Zakat,9,hadits,210,Ibadah,90,Iqomah,6,Muamalah,21,Nasehat,180,Puasa,12,Risalah : Do'a & Dzikir,44,Risalah : Keluarga,29,Tafsir,4,Tanya Ustadz,45,Tazkiyatun Nufus,3,Umum,39,
ltr
item
Manhaj Salaf: Hukum Berqurban Dengan Niat Untuk Orang Yang Telah Wafat
Hukum Berqurban Dengan Niat Untuk Orang Yang Telah Wafat
https://1.bp.blogspot.com/-RrzWJaoxGqE/XSGIjbYCOVI/AAAAAAAABEo/aLdvjzEe6aoFpICuVDI27nsY0zjk0wXtACLcBGAs/s320/20190706_184151.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-RrzWJaoxGqE/XSGIjbYCOVI/AAAAAAAABEo/aLdvjzEe6aoFpICuVDI27nsY0zjk0wXtACLcBGAs/s72-c/20190706_184151.jpg
Manhaj Salaf
http://www.dakwahmanhajsalaf.com/2019/07/hukum-berqurban-dengan-niat-untuk-orang-yang-telah-wafat.html
http://www.dakwahmanhajsalaf.com/
http://www.dakwahmanhajsalaf.com/
http://www.dakwahmanhajsalaf.com/2019/07/hukum-berqurban-dengan-niat-untuk-orang-yang-telah-wafat.html
true
29850523095273762
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy