Latah




Oleh Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud Al Atsary hafidzhahullah

Kita sangat menyayangkan, hari ini, atas sebagian sikap latah saudara kita kaum muslimin. Terlebih dengan munculnya "fitnah medsos" hari ini, yang setiap orang bisa akses internet dengan mudah.

Dulu kita berharap dengan adanya media sosial, manusia di giring untuk semakin cerdas, namun kenyataannya tidak, dan tidak sama sekali.

Kita telah di korbankan atau membiarkan diri dengan rela hati menjadi korban di antara pertarungan besar. Tanpa tau akan di bawa ke mana isu-isu tersebut. Dan mengobarkan waktu, fikiran, fokus fikiran, dunia sekaligus agama.

Contoh kasus, Virus Corona.

Virus Corona telah lama ada, benar ia adalah virus berbahaya bagi sebagian orang yang tidak menjaga kebersihan, kebaikan dan kehalalan makanan.

Insya Allah, kaum muslimin adalah ummat yang paling jauh dari hal ini.

Kenapa gempar, dan kita bagian dari kegemparan itu ?

Jawabannya, karena (sebagian) kita adalah ummat yang latah. Memblow up setiap berita yang ada, sehingga isu yang tadinya kecil dan biasa menjadi isu internasional. Inilah kekuarangan kita, sebagai ummat.

Kita membawa diri pada pusaran pertarungan-pertarungan besar antara orang kafir, baik karena alasan ekonomi, politik dan agama mereka. Antara komunisme dengan kapitalisme. Antar penjajah satu dengan pencaplok lain. Antar ini dan yang itu.

Kita sekedar menjadi penggembira dengan meramaikan jagad medsos, dengan berbagai seliweran berita tidak jelas.

Kita telah mengorbankan waktu, umur, dan juga ibadah kita, untuk dunia orang lain. Dan hal ini berlaku pada semua isu-isu besar yang di angkat.

Sekiranya kita terus perdalam aqidah dan manhaj, insya Allah ketenangan hidup akan kita peroleh, dan kejernihan berfikir akan kita dapat, dengan bimbingan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Bila tidak, selamanya kita hanya akan menjadi beo bagi kepentingan politik, ekonomi, dan agama orang lain. Dan terbukti selama ini, kita hanya jadi pelatah dalam setiap isu tanpa tau mau di bawa ke mana urusan besarnya.

Dari kasus A, B, C, D, yang belum lama usai (terkhusus di negeri kita). Belum isu-isu internasional yang kadang orang yang sudah ngaji salafy, ikut termakan isu-isu tidak jelas.

Apa dampaknya ?
Yang bila mereka (pergulatan orang kafir) menang, mereka tidak akan menjalin kekerabatan dan kasih sayang dengan kita.

Di mata mereka, sesengit apapun permusuhan di antara mereka, tetap kaum muslimin adalah musuh nyata. Sementara kita telah rugi dunia, umur, waktu, dan akhirat kita, dengan isu-isu tidak jelas.

Semoga tulisan singkat ini dapat di fahami.

_____
Sidoarjo, di iringi gerimis.
Oleh yang butuh dan mengharapkan ampunan Rabb-Nya.

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram: http://t.me/Manhaj_salaf1
🎥 Youtube: http://youtube.com/ittibarasul1
📱 Group WhatsApp: wa.me/62895383230460
📧 Twitter: http://twitter.com/ittibarasul1
🌐 Web: dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram: http://Instagram.com/ittibarasul1
🇫 Facebook: http://fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Belum ada Komentar untuk "Latah"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel