Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nasehatku Untuk Akhawat Bercadar






Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

Aku ingatkan, bercadar tak diragukan lagi amat sangat ditekankan oleh syari'at, terlepas dari wajib ataukah hanya sunnah.

Bagi yang telah bercadar, bersyukurlah dan terus memohon kepada Allah agar terus diberikan hidayah agar istiqomah.

Namun aku ingatkan kepada ummahat yang telah bercadar, jangan timbul dalam hatimu bahwa engkau yang telah bercadar lebih baik segala-galanya dibandingkan dengan akhawat yang belum bercadar.

Demi Allah, tak boleh terselip seujung rambutpun perasaan ujub semacam itu saudariku, tidak boleh!!

Aku peringatkan kalian dengan hadits berikut:

وليأتين على الناس زمان يتعلمون فيه القرآن، يتعلمونه ويقرأونه، ثم يقولون قد قرأنا وعلمنا، فمن ذا الذى هو خير منا ؟ فهل فى أولئك من خير ". قالوا يا رسول الله، من أولئك ؟ .. قال أولئك منكم، وألئك هم وقود النار

"Benar-benar akan datang kepada manusia suatu zaman, mereka mempelajari Al Quran dan menghafalnya. Kemudian mereka berkata: "Kita telah menghafal dan memahaminya, maka adakah orang yang lebih baik daripada kami? Nabi shallallahu 'alahi wa sallam bersabda: "Apakah (dalam pandangan kalian) mereka ada kebaikannya?. Para Shahabat radhiallahu 'anhum berkata: "Siapakah mereka Ya Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- ?". Beliau bersabda: "Mereka itu termasuk dari kalian (ummat islam). (tetapi) mereka itu adalah bahan bakar api neraka." [HR Thabrani no. 13019]

Kata Al Albani rahimahullah dalam Shahih at targhib [136]: “Hasan karena adanya jalur pendukungnya.“

Wallahi wahai saudariku, bacalah hadits tersebut berkali-kali dan resapkan.

Hafal membaca 30 juz ayat Quran bukan hal mudah, namun ketika dengan ia hafal justru menjadikannya ujub, maka justru hafalnya dia akan ayat Quran menjadi sebab dia dilemparkan dalam neraka.

Perhatikan saudariku, itu ancaman bahkan untuk yang telah hafal Quran 30 Juz,  maka apakah lagi kita yang masih belum mencapai hafalan hatta Juz' Amma sekalipun, lalu karena Anda telah bercadar muncul rasa ujub ?

Jangan saudariku, Demi Allah Jangan !!

Tetaplah bersikap lembut dan bahkan amat lembut terhadap akhawat lain yang belum mengenakan cadar.

Jangan kalian ekslusif hanya berteman dengan yang telah bercadar saja, Jangan... Jangan saudariku...

Jangan lecehkan atau kau anggap sebelah mata saudarimu yang belum bercadar !!

Tetap lembutlah kepada mereka dan ajaklah mereka dengan cara yang santun dan halus untuk bercadar, dilandasi semangat ukhuwah...

Sapalah mereka dengan baik, tebarkan salam kepada mereka dengan setulus mungkin.

Mereka adalah saudara-saudara kita yang mungkin masih dalam proses menuju hijrah yang lebih sempurna...

Semoga nasehatku ini bisa melembutkan hati kita semua.

NB: Hal ini berlaku pula buat para ikhwan yang melihat sebagian saudaranya masih isbal atau sejenisnya.

Walhamdu lillaahi rabbil 'aalmiin, wa shallallhu 'alaa Muhammadin...

🔰 @Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram     : http://t.me/Manhaj_salaf1
📱 Whatshapp  : 089665842579
🌐 Web              : dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram    : bit.ly/Akhwat_Sallafiyah
🇫 Fanspage      : fb.me/DakwahManhajSalaf1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Posting Komentar untuk "Nasehatku Untuk Akhawat Bercadar"