Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bid'ahnya Amalan Khusus Di Bulan Rajab




Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

Pertama, Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu, Khurasyah bin Al Hurr rahimahullah (wafat tahun 74 H, dan telah disepakati beliau seorang yang tsiqah/dapat dipercaya) mengisahkan:

رَأَيْت عُمَرَ يَضْرِبُ أَكُفَّ الْمُتَرَجِّبِينَ ، حَتَّى يَضَعُوهَا فِي الطَّعَامِ. وَيَقُولُ: كُلُوا ، فَإِنَّمَا هُوَ شَهْرٌ كَانَتْ تُعَظِّمُهُ الْجَاهِلِيَّةُ.

“Aku telah melihat Umar radhiallahu ‘anhu memukul telapak-telapak tangan orang yang berpuasa khusus bulan Rajab, hingga mereka meletakkan tangannya pada makanan". Lantas beliau berkata: “Makanlah, karena sesungguhnya bulan Rajab adalah bulan yang dulunya diagungkan oleh orang-orang jahiliyah". [HR. Ibnu Abi Syaibah no.9851, Thabrani dalam Al Austah no.7636, dengan periwayatan yang panjang. Kata Al Bahuti rahimahullah dalam Kasyaful Qina II:340: Shahih. Kata Al Albani rahimahullah dalam Irwaa’ul Ghalil 957: Shahih]

Atsar shahih di atas tegas menunjukkan betapa Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu mengingkari dengan keras yang berpuasa khusus bulan Rajab, dan bahkan beliau menyebutnya sebagai kebiasaan jahiliyah.

Kedua, Abu Bakrah radhiallahu ‘anhu berkata:

وَدَخَلَ أَبُو بَكْرٍ فَرَأَى أَهْلَهُ قَدْ اشْتَرَوْا كِيزَانًا لِلْمَاءِ وَاسْتَعَدُّوا لِلصَّوْمِ فَقَالَ: مَا هَذَا فَقَالُوا: رَجَبٌ فَقَالَ: أَتُرِيدُونَ أَنْ تُشَبِّهُوهُ بِرَمَضَانَ ؟ وَكَسَرَ تِلْكَ الْكِيزَانَ.

"Abu Bakrah radhiallahu ‘anhu masuk (menemui keluarganya), lantas beliau melihat keluarganya telah membeli gelas wadah air dan mereka bersiap untuk shaum. Beliau bertanya: “(Untuk) apa ini ?”. Mereka menjawab: "Dalam rangka persiapan puasa sunnah bulan Rajab“. Beliau menimpali: “Apakah kalian menginginkan untuk menyamakan dengan bulan Ramadhan ?“. Lantas beliaupun memecahkan gelas-gelas tersebut". (Al Mughni III: 167)

Lihat sikap tegas para Salaf atas bid'ah seperti pada dua kisah diatas. Kalau zaman kita sekarang baru ngomong bid’ah pakai mulut aja sudah dianggap wahabi, tidak toleran, keras, kaku, dan sebagainya, apalagi pakai tangan. Allahul Musta’an.

Ketiga, Imam Nawawi rahimahullah pakar hadits besar Madzhab Syafi’i, saat beliau mengingkari tentang shalat sunnah khusus yang dilakukan di bulan Rajab yang disebut shalat Sunnah Raghaib, maka beliau berkata:

واحتج به العلماء على كراهة هذه الصلاة المبتدعة التي تسمى الرغائب قاتل الله واضعها ومخترعها فانها بدعة منكرة من البدع التي هي ضلالة وجهالة وفيها منكرات ظاهرة...

"Dan para Ulama berpendapat tentang dibencinya shalat yang bid'ah ini yang dinamankan (shalat sunnah Raghaib). Semoga Allah membinasakan pembuat hadits palsunya dan yang mengada-adakan bid'ahnya. Karena sesungguhnya ini adalah bid'ah yang mungkar yang termasuk bid'ah yang sesat dan kebodohan dan didalamnya terdapat kemungkaran yang amat nyata". (Syarah Shahih Muslim VIII: 20)

Lihatlah, betapa tegasnya Imam Nawawi rahimahullah dan beliau adalah pakar hadits Madzhab Syafi'i atas bid'ah. Beliau tidak menganggap ini sebagai bid'ah hasanah. Bahkan beliau sampai berdoa: “Semoga Allah membinasakan pembuat hadits palsu dan yang mengada-adakannya."

Kalau sekarang kita yang ngomong, paling dibilang wahabi. Allahul Musta’an.

Keempat, Kata Al Hafizh rahimahullah pakar hadits Madzhab Syafi’i:

لم يرد في فضل شهر رجب , ولا في صيامه ولا صيام شيء منه معين , ولا في قيام ليلة مخصوصة فيه حديث صحيح يصلح للحجة.

"Tidak ada hadits shahih yang menerangkan tentang keutamaan bulan Rajab, tidak dengan puasanya atau tentang keutamaan puasa khusus di bulan itu, tidak juga tentang shalat malam yang di khususkan pada bulan itu". (Tabyiinul ‘Ajab bimaa Warada fi Syahri Rajab, hal.6)

Bahkan Al Hafizh rahimahullah sebegitu semangatnya mengingkari berbagai bid’ah yang terkait dalam bulan Rajab ini, maka sampai-sampai beliau menyusun kitab khusus yang membongkar kepalsuan ibadah-ibadah tertentu yang diklaim sunnah padahal bid'ah dalam bulan Rajab ini, yang beliau beri judul "Tabyiinul ‘Ajab bimaa Warada fi Syahri Rajab, hal.6 (تَبْيِيْنُ الْعَجَبِ بِمَا وَرَدَ فِيْ شَهْرِ رَجَبَ)". Bacalah kitab itu, amat bermanfa'at bagi yang ingin rinci menelaah kepalsuan riwayat terkait hal ini. Semoga rahmat Allah dilimpahkan kepada beliau.

Kelima, Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

وَأَمَّا صَوْمُ رَجَبٍ بِخُصُوصِهِ، فَأَحَادِيثُهُ كُلُّهَا ضَعِيفَةٌ، بَلْ مَوْضُوعَةٌ، لَا يَعْتَمِدُ أَهْلُ الْعِلْمِ عَلَى شَيْءٍ مِنْهَا، وَلَيْسَتْ مِنْ الضَّعِيفِ الَّذِي يُرْوَى فِي الْفَضَائِلِ، بَلْ عَامَّتُهَا مِنْ الْمَوْضُوعَاتِ الْمَكْذُوبَاتِ.

"Adapun melakukan puasa khusus di bulan Rajab, maka itu semua hanya berlandaskan pada hadits yang seluruhnya adalah hadits lemah, bahkan palsu. Tidak pernah para Ulama berpegang dengan menjadikan hadits ini sebagai sandaran hukum. Dan bukanlah kelemahan yang terkait keutamaan amal, tetapi umumnya (yang terkait dengan keutamaan bulan Rajab atau ibadah khusus bulan Rajab) adalah hadits palsu". (Majmu Fatawa XXV: 290-291)

Keenam, Ibnu Rajab Al Hanbali rahimahullah berkata:

فأما الصلاة فلم يصح في شهر رجب صلاة مخصوصة تختص به و الأحاديث المروية في فضل صلاة الرغائب في أول ليلة جمعة من شهر رجب كذب و باطل لا تصح.

“Tidak terdapat dalil yang shahih tentang anjuran shalat tertentu di bulan Rajab. Adapun hadist yang menyebutkan keutamaan shalat Raghaib di malam Jumat pertama bulan Rajab adalah hadist dusta, bathil, dan tidak sah".

Ketujuh, Syaikh Al Utsaimin rahimahullah berkata:

صيام اليوم السابع العشرين من رجب وقيام ليلته وتخصيص ذلك بدعة , وكل بدعة ضلالة.

"Puasa (sunnah) hari ke -27 dari bulan Rajab dan shalat malam pada malam tersebut dan mengkhususkannya adalah bid'ah dan semua bid'ah adalah sesat". (Majmu’ Fatawa Al Utsaimin XX: 440)

Ada puluhan hadits palsu yang ana ketahui dalam bab ini. Ingin rasanya menjelaskannya satu persatu. Namun akan terlalu panjang. Maka sementara kami cukupkan dulu di sini.

Semoga bermanfaat.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

🔰 Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram: http://t.me/Manhaj_salaf1
🎥 Youtube: http://youtube.com/ittibarasul1
📱 Group WhatsApp: wa.me/62895383230460
📧 Twitter: http://twitter.com/ittibarasul1
🌐 Web: dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram: http://Instagram.com/ittibarasul1
🇫 Facebook: http://fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Posting Komentar untuk "Bid'ahnya Amalan Khusus Di Bulan Rajab"