TANGISAN JIWA YANG TELAH HILANG KE-KHUSYU'-AN




Memeriksa Kembali Ke-khusyu'-an Yang Telah Lama Hilang Dari Hati

خاشعة ابصارهم ترهقهم ذلة ....

Pandangan mereka khusyu'  lagi mereka di liputi kerendahan ...

Ketika badan sekedar gerakan fisik, sementara hati "berkelana" entah kemana,

Ketika badan diam seribu bahasa, sedang hati "bertamasya" entah kemana.

Ibnu Mandzur rahimahullah dalam lisanul arab menjelaskan:
"Khusyu' berasal dari kata:

خشع،  يخشع،  خشوعا،  اختشع،
 و تخشع

Yaitu mengarahkan pandangan ke tanah, kemudian menundukkannya dan merendahkan suara

Di katakan: اختشع  bila seorang mencondongkan dada dan berlaku rendah.
(Lisanul arab 1/340)

Ada yang menyamakan khusyu' dengan khudhu', padahal khudu' terkait dengan badan
Sedang khusyu' terkait badan, suara, pandangan, hati.

Imam Qurtubi rahimahullah berkata:
"Khusyu' adalah prilaku dalam jiwa yang menyemburat (tergambar) pada perilaku anggota badan berupa sikap tenang dan merendah"

Berkata Qotadah rahimahullah:
"Khusyu' berada dalam hati, yakni sikap takut dan menundukkan pandangan..."
(Tafsir Qurtubi surah Baqoroh ayat 44)

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata:
"Khusyu' adalah ketenangan, tuma'ninah, pelan pelan, ketetapan hati, tawadhu', serta merasa takut karena di awasi Allah taala..."
(Tafsir ibnu katsir Vl 414 dar syi'b)

Imam Ibnu Qoyim rahimahullah berkata:
"Khusyu' adalah menghadapnya hati kepada Rabb melalui sikap tunduk dan merendahkan diri, yakni sikap merasa hina di hadapan Nya..."
(Madarijus salikin 1/520)

Dari penjelasan di atas, khusyu' adalah lebih pada kondisi hati, yang melibatkan rasa takut kepada Allah taala, berharap rahmat Nya, rasa tawakkal, dan kepasrahan,
Perasaan ini di wujudkan dalam ketenangan lahir batin.

Pertanyaan besar bagi saya yang menulis, kami, anda, mereka, dan kita sekalian, sudahkah kita belajar untuk khusyu'
kapan lagi bagi seorang yang beriman untuk tunduk khusyu' hatinya kepada Allah, dan juga tunduk dengan apa yang telah Kami turunkan dari kebenaran (wahyu) ... ?

Semoga Allah, Rabbnya Arsy yang agung, Dzat yang tinggi di atas makhluk Nya, Pemilik langit dan bumi, Pemegang seluruh hati hamba hamba Nya, memberi kita badan yang  tunduk, merasa cukup dengan dunia, jiwa yang tenang, dan hati yang khusyu'

Sesungguhnya Dia Maha mendengar (doa hamba hamba Nya) dan Maha dekat (dengan hamba hamba Nya).

Oleh yang butuh dan mengharap ampunan Rabbnya.

Penulis Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud al Atsary

🔰 @Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram     : http://t.me/Manhaj_salaf1
📱 Whatshapp  : 089665842579
🌐 Web              : www.dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram    : bit.ly/ittibarasul1
🇫 Fanspage      : fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Belum ada Komentar untuk "TANGISAN JIWA YANG TELAH HILANG KE-KHUSYU'-AN"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel