Apakah Kalau Kita Mendengar Orang Kafir Saat Bersin Mengucapkan "Alhamdulillah" Kita Perlu Mentasymitnya ?





Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

Telah diketahui seseorang muslim yang bersin dianjurkan untuk mengucapkan hamdalah. Sementara bagi yang mendengar seorang muslim yang setelah bersin mengucap hamdalah, maka dianjurkan ia (yang mendengarnya) mentasymitnya, yakni dengan menjawab dengan doa Yarhamukallah (Semoga Allah memberkatimu).

Di zaman kita ini lafazh Alhamdulillah bahkan sudah familiar digunakan oleh orang yang kafir sekalipun. Yang jadi masalah bila -misal- kita mendengar orang Kristen setelah bersin mengucap Alhamdulillah, maka apakah kita perlu dan disunnahkan juga mentasymitnya dengan mengucapkan Yarhamukallah kepadanya?

Dari Abu Musa Al Asy'ari radhiallahu ‘anhu menceritakan:

كَانَ الْيَهُودُ يَتَعَاطَسُونَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْجُونَ أَنْ يَقُولَ لَهُمْ يَرْحَمُكُم اللَّهُ، فَيَقُولُ: يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ

“Dahulu kaum Yahudi berpura-pura bersin di dekat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Mereka dengan harapan agar beliau (Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) mau mengucapkan doa untuk mereka Yarhamukumullah. Ternyata beliau mengucapkan doa: “Yahdiikumullah wa yushlihu baalakum“ (Semoga Allah memberikan hidayah kepada kamu dan meperbaiki keadaan kalian)". [HR. Turmudzi no. 2.739, Abu Dawud no. 5.038, Hakim no. 771, Ahmad no. 19.089].

Kata Ibnu Hajar dalam Takhrij Misykaatul Mashabih IV:350: “Hasan“. Kata Ibnul ‘Arabi dalam ‘Aaridhatul Ahwaadzi V:377: “Shahih“. Kata Al Mubaarakfuuri dalam Tuhfatul Ahwadzi VII:163: “Shahih“. Kata Syaikh bin Baz dalam Haasyiah (catatan pinggir) beliau atas Kitab Buluughul Maram hal. 755: “Shahih“. Kata Al Albani -rahimahumullah- dalam Shahih at Turmudzi no. 2739: “Shahih“.

Atas dasar hadits shahih di atas, maka berkata Imam Ash Shan’aani rahimahullah:

ففيه دليل على أنه يقال لهم ذلك ـ يهديكم الله ويصلح بالكم

"Maka di dalam hadits ini terkandung suatu dalil bahwasanya dikatakan kepada mereka kalimat “Yahdiikumullah wa yushlihu baalakum“. (Subulus Salaam IV:446).

Kesimpulan, bila orang kafir bersin dan mengucapkan Alhamdulillah, maka kita tidak menjawabnya dengan “Yarhamukumullah“, tetapi cukup menjawabnya dengan kalimat “Yahdiikumullah wa yushlihu baalakum“.

Walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin, wa shallallahu ‘alaa Muhammadin.

🔰 @Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram     : http://t.me/Manhaj_salaf1
📱 Whatshapp  : 089665842579
🌐 Web              : dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram    : bit.ly/ittibarasul1
🇫 Fanspage      : fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Belum ada Komentar untuk "Apakah Kalau Kita Mendengar Orang Kafir Saat Bersin Mengucapkan "Alhamdulillah" Kita Perlu Mentasymitnya ?"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel