Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kepada Orang Yang Mengaku Mengikuti Agama Al Masih (Bagian 1)







Oleh Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud al Atsary Hafizhahullah

Imam Muhammad bin Abu Bakr Ibnu Qayyim Abu Abdillah 691H -751H rahimahullah berkata: "Selanjutnya Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus hamba, Rasul dan kalimat-Nya, Isa Al-masih putra Maryam 'alaihi sallam untuk memperbaharui agama mereka, menjelaskan rambu-rambu, menyeru mereka menuju peribadatan hanya pada Allah serta meninggalkan segala bid'ah dan pendapat batil itu. Namun, ternyata mereka (Bani Israil) malah memusuhinya, mendustakannya, menuduhnya dan ibunya dengan tuduhan keji serta hendak membunuhnya.

Akhirnya Allah membersihkannya dari tuduhan itu, menyelamatkannya dan mengangkat kepada-Nya, lalu Allah memunculkan orang-orang yang menjadi penolong Al-Masih yang terus berdakwah pada agama dan syariatnya. Dan dakwahnya tersebar di mana-mana, keistiqamahan di atas kebenaran ini terus berlanjut sampai kira-kira tiga ratus tahun sepeninggalnya.

Pada akhirnya agama Al-Masih di distorsi (di ubah) sampai terhapus dan lenyap, ajaran Al-Masih itu sudah tidak tersisa sedikitpun di tangan kaum Nasrani, bahkan kaum Nasrani telah mengkombinasi antara agama Al-Masih dengan agama kaum filusuf penyembah berhala. Dengan cara itu kaum Nasrani hendak melunakkan mereka dan agar mereka masuk agama Kristen. Membawa mereka (penyembah berhala dan filusuf) dari pemikiran kemanunggalan aqil, ma'qul, aql (filsafat), kepada pendapat mengenai kemenyatuan tuhan bapak, tuhan anak, dan roh qudus".

(Sampai beliau berkata), "Bukankah agama Nasrani itu agama yang di bangun oleh anggota rapat (konsili) yang saling mengutuk perihal satu itu tiga, tiga itu satu ?" Betapa aneh ! Bagaimana seorang berakal bisa menerima bahwa hal ini adalah puncak dari akal dan pengetahuan ? Mereka belum juga kenyang dan puas berpendapat mengenai Rabb semesta alam hingga mereka semua sepakat bahwa y
Yahudi telah menahan tuhan yesus lalu menggiringnya, sementara ia memanggul kayu yang kemudian mereka gunakan untuk mensalibnya.

Orang-orang Yahudi itu meludahi muka tuhan yesus, memukulnya, mensalibnya dan kemudian menombaknya sehingga meninggal, mereka membiarkannya mati di salib hingga rambutnya merekat dengan kulitnya, ketika darahnya mengering oleh panasnya matahari, setelah itu baru di kubur,

"Tuhan yesus tinggal di bawah tanah selama tiga hari, kemudian dengan ketuhanannya bangkit dari kubur. Aduh, bagaimana nasib langit dan bumi selama tiga hari ? Siapa yang mengatur urusan langit dan bumi ? Dan siapa juga yang "menggantikan tuhan" dalam waktu tiga hari ? Siapa yang menjaga langit agar tidak jatuh menimpa bumi ini ketika tuhan di kuburkan ?

Aduh, betapa ajaibnya, apakah firman terkubur bersamanya setelah di bunuh dan di salib ? Atau sang firman meninggalkannya dan menelantarkannya padahal ia sangat butuh pertolongan, sedang sang ayah dan kaumnya sebelumnya telah menelantarkannya. Aduh, ajaibnya kuburan mana yang dapat menampung Rabbnya langit dan bumi ? Sedang
Dia adalah Raja yang maha suci, maha selamat, yang mengaruniakan keamanan, maha memelihara, maha mulia, maha perkasa dan maha kibr, maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan". (QS. Al-Hasyir : 23)

(Sampai pada syair beliau), "Wahai penyembah kristus, kami punya pertanyaan. Kami ingin jawaban dari siapa saja mengetahui jawabannya. Bila tuhan mati oleh segolongan manusia yang telah membunuhnya, maka tuhan apakah ini ? Apakah kelakuan mereka di ridhai-Nya? Amboi, betapa bahagianya, setelah mereka membunuhnya, mendapat ridha-Nya. Tetapi bila Dia murka terhadap kelakuan mereka atas-Nya, berarti kekuatan mereka (hamba) dapat mengalahkan-Nya ?

Apakah alam ini bisa bertahan tanpa tuhan yang mendengar para penyerunya dan mengabulkan doa ? Apakah langit yang tujuh itu kosong saat Dia berada di dalam tanah yang menguburnya ?
Apakah alam ini kosong tanpa tuhan yang mengaturnya, saat tangan-Nya di paku ?

Bagaimana malaikat diam, sedang mereka mendengar tangisnya ? Bagaimana kayu-kayu salib mampu membawa tuhan yang Haq yang tengkuk Nya terbelenggu ? Bagaimana besi (paku) bisa menembus daging-Nya dan menimpakan penderitaan pada-Nya? Bagaimana tangan musuh bisa memukul tengkuk-Nya. Apakah kristus dengan sendirinya kembali hidup, atau Sang pemberi hidup  memiliki tuhan selain diri-Nya.

Aduh, betapa ajaib, ada tanah yang mengubur tuhan dan yang lebih ajaib ada rahim yang mengandung-Nya. Apakah ia bertahan sembilan bulan dalam gelapnya, memperoleh asupan dari darah haid, menguak farji, keluar sebagai bayi lemah, lantas menetek, makan dan minum, kemudian mengalami konsekwensi dari itu semua (buang air) seperti inikah tuhan ?

Maha tinggi Allah dari kedustaan kaum Nasrani! Setiap dari mereka akan di tanya atas kedustaannya. Wahai penyembah salib, karena sebab apa ia (salib) di puja, sedang yang membuangnya di cela ?

Bisakah akal menerima, bahwa Dia tidak bisa mematahkan (kayu salib), atau membakarnya, atau tidak bisa bertindak atas penganiaya- Nya?

Sumber: Kitab Ighathatu al-Lahfan min Masayid Al-Shaytan 2:14

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

_____
Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

Group WhatsApp: wa.me/62895383230460

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Posting Komentar untuk "Kepada Orang Yang Mengaku Mengikuti Agama Al Masih (Bagian 1)"