Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Syubhat Ambil Baiknya Buang Buruknya




Pertanyaan:

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saya pernah mendengar dari seorang ustadzah yang mengatakan bahwa jika kita mendengar
ceramah dari ustadz atau ustadzah "tolong ambil baiknya dan buang buruknya". Yang saya ingin tanyakan bagaimana orang yang awam seperti saya mengambil baiknya dan tidak mengambil buruknya sementara saya saja tidak mengetahui yang bagian mana baik dan bagian yang mana buruk?

Dari Nur Amira (Group MS-A 1)

Jawab:

Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.

Syaikh Abdul Karim Barjas berkata: "Seorang yang di ambil ilmunya adalah seorang Sunni Salafy, bukan ahli bid'ah, dan bukan pencela sunnah, serta orang yang sabat dan lurus, serta faham usul dan furu."

Ucapan ambil baiknya buang buruknya itu ucapan orang yang bodoh agama.

Tidak boleh mengambil ilmu dari sembarang manusia.

Dijawab oleh Ustadz Abu Abdurrahman bin Muhammad Suud al Atsary Hafizhahullah

•┈┈•••○○❁๐ŸŒป๐Ÿ’ ๐ŸŒป❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

๐Ÿ“ฎ Telegram: http://t.me/Manhaj_salaf1
๐ŸŽฅ Youtube: http://youtube.com/ittibarasul1
๐Ÿ“ฑ Group WhatsApp: wa.me/62895383230460
๐Ÿ“ง Twitter: http://twitter.com/ittibarasul1
๐ŸŒ Web: dakwahmanhajsalaf.com
๐Ÿ“ท Instagram: http://Instagram.com/ittibarasul1
๐Ÿ‡ซ Facebook: http://fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. ุขู…ِูŠู†َ.

Posting Komentar untuk "Syubhat Ambil Baiknya Buang Buruknya"