LightBlog

Hukum Membaca Ta'awudz Dalam Shalat

Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah (Wajib kamu ketahui). Apakah kamu kalau sebelum membaca Al Fatihah dalam shalat hanya berta’a...






Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

(Wajib kamu ketahui). Apakah kamu kalau sebelum membaca Al Fatihah dalam shalat hanya berta’awudz dengan redaksi:

أعوذُ باللَّه منَ الشَّيطانِ الرَّجيمِ

Apakah itu saja?

Jika ya, maka bacalah ulasan di bawah ini sampai tuntas. Berikut ulasannya.

Setelah membaca do’a iftitah, maka sebelum membaca Surat Al Fatihah maka disyari'atkannya kamu membaca ta’awudz.

Ini diantaranya berdasarkan firman Allah:

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“Apabila kamu membaca Al Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk”. (QS. An Nahl: 98).

Apakah hukum membaca ta’awudz tersebut wajib atau sunnah?


Menurut Syaikh Al Albani rahimahullah wajib. (Lihat Ashlu Shifat Shalat Nabi I:271).

Terlepas dari hukumnya wajib atau sunnah, bagi kita jangan tinggalkan .

Apakah bacaan ta’awudz itu dibaca pada semua raka'at dan berlaku baik sebelum membaca Al Fatihah dan surat lainnya atau bagaimana?

Secara ringkas ana sampai hari ini cenderung memilih pendapat yang menegaskan bahwa bacaan ta’awudz ini hanya ada pada raka'at pertama sebelum membaca surat Al Fatihah saja. Ini adalah pendapat yang dikuatkan oleh Imam As Syaukani rahimahullah dalam Nailul Authar III:77.

Redaksi ta’awudz yang shahih ada dua versi:

Versi pertama

أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ

A’uudzu billaahis samii'il ‘aliim, minasy syaithaanir rajiim, min hamzihi, wa nafkhihi, wa naftsihi

"Aku memohon perlindungan kepada Allah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari setan yang terkutuk, yaitu dari gangguannya, kesombongannya dan sya’irnya". [HR. Abu Dawud no.775, Turmudzi no.242 dari Abu Sa’id Al Khudri radhiallahu ‘anhu. Kata Al ‘Aini rahimahullah dalam Nakhbul Afkaar III:520: “Shahih“, kata Al Albani rahimahullah dalam Ashlu Shifat Shalat Nabi I:252: “Shahih karena adanya jalur pendukungnya“].

Versi kedua

أعوذُ باللَّه منَ الشَّيطانِ الرَّجيمِ من همزِه ونفخِه ونفثِه

A’uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim, min hamzihi, wa nafkhihi, wa naftsihi

"Aku memohon perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk, yaitu dari gangguannya, kesombongannya dan sya’irnya". [HR. Ibnu Majah no.807 dan lain-lain. Kata Al Albani rahimahullah dalam Irwaa’ul Ghalii II:54: “Shahih“].

Ada beberapa versi lainnya yang berasal dari atsar. Namun yang paling menentramkan hati adalah dua versi di atas.

Apakah kalau membaca “أعوذُ باللَّه منَ الشَّيطانِ الرَّجيمِ“ saja tanpa tambahan redaksi seperti versi di atas boleh?

Syaikh Al Albani rahimahullah menganggap hal itu tak memiliki dalil dari hadits shahih sama sekali. (Ashlu Shifat Shalat Nabi I:275).

Pernyataan yang sama juga dikatakan oleh Syaikh ‘Ali Farkus hafidzhahullah. (http://www.startimes.com/?t=29054097)

Maka yang lebih selamat bacaan ta'awudz itu secara sempurna dengan memilih dari dua versi bacaan yang ana kutipan di atas. Wallahu a’lam.

Perlu dicatat juga bahwa bacaan ta'awudz ini dibaca secara sirr (tidak dikeraskan) sekalipun dalam shalat yang bacaannya jahar.

Walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin, wa shallallahu ‘alaa Muhammadin ….

🔰 @Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram     : http://t.me/Manhaj_salaf1
📱 Whatshapp : 089665842579
🌐 Web              : dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram    : bit.ly/ittibarasul1
🇫 Fanspage     : fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Adab & Akhlak,155,Adzan,5,Aqidah & Manhaj,159,Bid'ah,41,biografi,3,fatwa ulama,133,Fiqh Jenazah,7,Fiqh Qurban,13,Fiqh Ramadhan,35,Fiqh Shalat,57,Fiqh Thaharah,9,fiqh wanita,26,Fiqh Zakat,9,hadits,203,Ibadah,89,Iqomah,6,Muamalah,19,Nasehat,171,Puasa,12,Risalah : Do'a & Dzikir,44,Risalah : Keluarga,28,Tafsir,4,Tanya Ustadz,40,Tazkiyatun Nufus,3,Umum,41,
ltr
item
Manhaj Salaf: Hukum Membaca Ta'awudz Dalam Shalat
Hukum Membaca Ta'awudz Dalam Shalat
https://1.bp.blogspot.com/-7mHQ1lVs4aw/XXOjybVjJgI/AAAAAAAABkc/DjZyeAqABoAzVlePwHc4m9fIjR7rKH-xQCLcBGAs/s320/images%2B%252817%2529.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-7mHQ1lVs4aw/XXOjybVjJgI/AAAAAAAABkc/DjZyeAqABoAzVlePwHc4m9fIjR7rKH-xQCLcBGAs/s72-c/images%2B%252817%2529.jpeg
Manhaj Salaf
https://www.dakwahmanhajsalaf.com/2019/09/hukum-membaca-taawudz-dalam-shalat.html
https://www.dakwahmanhajsalaf.com/
http://www.dakwahmanhajsalaf.com/
http://www.dakwahmanhajsalaf.com/2019/09/hukum-membaca-taawudz-dalam-shalat.html
true
29850523095273762
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy