Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rasa Malu Berhadiah Surga

 


Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

ومنْ استحَى منَ اللهِ عندَ معصيتهِ استحَى اللهُ منْ عقوبتِه يومَ يلقَاه ومنْ لمْ يستحِ منْ معصيتِه لمْ يستحِ منْ عقوبتِه

"Barangsiapa yang merasa malu kepada Allah ketika bermaksiat kepada-Nya, maka Allah pun malu untuk mengadzabnya saat ia bertemu dengan-Nya dan barangsiapa yang tidak merasa malu untuk bermaksiat kepada-Nya, maka Allah pun tidak malu untuk mengadzabnya". (Al Jawabul Kafi hal.112) 

Malu kepada Allah adalah buah keimanan..
Malu untuk memaksiati-Nya sementara nikmat-nikmat-Nya terus turun kepadanya..
Allah ingin menyayangi kita dengan karunia-Nya..
Agar kita mau mencintai dan menaati-Nya..
Karena Dia ingin agar kita memasuki surga-Nya, namun kita lebih memilih neraka-Nya dengan mengikuti hawa nafsu. Allahul Musta’an.
Ditulis Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc.
_______
Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

Group WhatsApp: wa.me/6289665842579

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Posting Komentar untuk "Rasa Malu Berhadiah Surga"