Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membentengi Diri Dari Syubhat



Pertanyaan:

بــسم اللّٰـه
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Nama: Nurlia Wardani
Dari Group Manhaj Salaf Akhawat 20

Ustadz, bagaimana cara membentengi diri dari syubhat yang menyambar-nyambar ?

Jawab:

بــسم اللّٰـه
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Hari ini syubhat begitu menyambar.

Imam Adz-Dzahabi rahimahullah berkata:

يَرَوْنَ أَنَّ القُلُوْبَ ضَعِيْفَةٌ، وَالشُّبَهُ خَطَّافَةٌ

"Kebanyakan para Imam Salaf memandang bahwa hati itu lemah, sedangkan syubhat itu menyambar-nyambar". (Siyar A'lamin Nubala 7/261)

Namun hendaknya kita berpegang pada firman Allah Subhanahu wa Ta'ala berikut:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا عَلَيْكُمْ اَنْفُسَكُمْ ۚ لَا يَضُرُّكُمْ مَّنْ ضَلَّ اِذَا اهْتَدَيْتُمْ ۗ اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًا فَيُـنَـبِّـئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu, (karena) orang yang sesat itu tidak akan membahayakanmu apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu semua akan kembali, kemudian Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." (QS. Al-Ma'idah: 105)

Seorang yang telah kokoh aqidah dan manhajnya tidak akan tersambar syubhat bila ia istiqamah di dalam berpegang dengan agama yang lurus ini.

Kemudian ia beramal shalih dengan istiqamah meskipun sedikit. Ia selalu dalam jama'ah, dalam arti rutin mengikuti kajian, bergaul dengan para Salafiyyun dan memiliki teman-teman yang dapat mengingatkannya ketika futur.

Kemudian ia tutup segala akses syubhat dan penyimpangan. Dan senantiasa berdoa memohon istiqamah dan kekokohan dalam islam.

Diantara do’a yang sering Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam baca ialah:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ.

Ya Muqallibal Quluub Tsabbit Qalbii 'Alaa Diinik

"Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agamamu". [Shahih: HR at-Tirmdizi no.3522]

Atau berdoa, dengan doa berikut yang terdapat di dalam firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّا بُ

Rabbanaa Laa Tuzigh Quluubanna, Ba'da Idz Hadaitanaa, wa Hab Lanaa Min-Ladunka Rahmatan, Innaka Antal-Wahhaab

"Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi." (QS. Ali 'Imran: 8)

Semoga dengan itu ia di beri hidayah dan di jaga di atas hidayah sunnah.

والله تعالى أعلمُ بالـصـواب

Dijawab Oleh Ustadz Abu Abdurrahman bin Muhammad Suud al Atsary حفظه الله تعالى

🔰 @Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram: http://t.me/Manhaj_salaf1
🎥 Youtube: http://youtube.com/ittibarasul1
📱 Group WhatsApp: wa.me/62895383230460
📧 Twitter: http://twitter.com/ittibarasul1
🌐 Web: dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram: http://Instagram.com/ittibarasul1
🇫 Facebook: http://fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Posting Komentar untuk "Cara Membentengi Diri Dari Syubhat"