Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran (Bagian 7)



Penghalang yang ke-7 yaitu, taqlid yang disertai dengan fanatik buta.

Taqlid artinya mengikuti seseorang dengan tanpa mengetahui dasarnya, tanpa mengetahui dalilnya.

Taqlid adalah merupakan perkara yang haram. Kapan ?Ketika telah sampai kepada kita keterangan dan dalil. Apabila telah sampai kepada kita keterangan dalil yang shahih, kemudian kita tolak dalil keterangan, hanya karena mengikuti seseorang, maka ini adalah merupakan taqlid yang tercela.

Sedangkan taqlid bagi orang yang awam yang tidak mengetahui dan tidak mampu memahami dalil, hukumnya wajib. Kecuali, apabila telah sampai kepada dia dalil yang lebih kuat, lalu ia tinggalkan dalil hanya karena mengikuti Syaikhnya, maka ia jatuh kepada taqlid yang haram.

Fanatik, ta’asshub yaitu, seseorang tidak mau mengambil ilmu kecuali dari golongannya saja atau dari Syaikhnya saja.

ياتزم قول عالِم مطلقًا فِي جَميع المسائل

Dia hanya mengikuti pendapat “Seseorang alim dalam seluruh permasalahan", tidak mau mengikuti yang lain, yang seperti ini sama saja menganggap Syaikhnya itu maksum, terpelihara dari kesalahan. Padahal kemaksuman itu hanya milik Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Orang yang taqlid yaitu mengikuti seseorang dengan tanpa mengetahui hujjahnya, hakekatnya itu bukanlah ilmu dan sangat tidak layak untuk dimiliki oleh orang yang mempunyai sifat penuntut ilmu, karena hakikat ilmu itu adalah yang berdasarkan dalil. Karena sebatas (semata-mata) pendapat, bukanlah ilmu.

Sayuti rahimahullah berkata: "Para Ulama seluruhnya bersepakat bahwa taqlid itu bukanlah Ilmu".

Maka karena taqlid bukan ilmu, (taqlid) tidak boleh dimiliki oleh seorang penuntut ilmu.

Ibnu Hazm rahimahullah berkata:

المقلد راضٍ أن يُغبن عقله

"Orang yang taqlid itu ridha kalau akalnya ditipu". (Kitab Mudawatunufuus hal.74)

Ibnu Taimiyah rahimahullah juga berkata:

فإن التقليد لا يورث إلا بلادة

"Taqlid itu tidak mewariskan, kecuali kebodohan".

Oleh karena itulah seorang penuntut ilmu berusaha untuk mengetahui dasar segala sesuatu dalam setiap permasalahan.

Berkata Syaikh Abdurrahman As Sady rahimahullah:

فإن من اعتاد الجري على أقو الٍ لا يُباليِ دلَّ عليها دليل صحيح أو ضعيف أو لَمْ يد لَّ يَخمد ذهنه ولا ينهض بطلب الر قي والا ستز ادة فِي قوة الفكر والذَّهن

"Orang yang terbiasa mengikuti suatu pendapat secara membabi buta tanpa peduli apakah ditunjukkan oleh dalil yang shahih ataupun yang dhaif atau bahkan tidak ada dalil sama sekali, maka akalnya itu (kata beliau) telah hilang sinarnya. Bahkan ia tidak akan pernah mau naik kepada yang lebih tinggi. Tidak pula menambah kekuatan fikir, karena dengan taqlid itu sebetulnya pikiran dia menjadi terkurung". (Kitab Almunazhoro Atalfaqhiyyah hal.37)

Berkata Alwaziir bin Hubairoh rohimahullah:

من مكايد الشيطان أنه يقيم أو ثاناً فِي المعنَى تُعبد من دون الله مثل أن يتبين له الحق فيقو ل: هذا ايس بِمذ هبنا تقليدًا لِمُعَظَّمٍ عنده قد قدَّ مه على الحق

"Diantara tipu daya setan, yaitu dia menjadikan sesuatu di sembah selain Allah". Contohnya (kata beliau): "Telah jelas kepada dia kebenaran, lalu ia tolak kebenaran hanya karena menganggap itu bukan karena Madzhab kita, sehingga Madzhab lebih ia dahulukan daripada keterangan dari Allah dan Rasul-Nya". (Seakan-akan madzhab ini menjadi sebuah tandingan). (Kitab Lawamil Anwar 2/465)

Maka dari itu hati-hatilah. Kewajiban kita adalah fanatik kepada Allah dan Rasul-Nya, bukan kepada Madzhab anu, Syaikh anu, alim anu. Wallahu a’lam.

Dari kitab yang berjudul “Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrahim Al Utsman hafidzhahullah

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc. hafidzhahullah

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram: http://t.me/Manhaj_salaf1
🎥 Youtube: http://youtube.com/ittibarasul1
📱 Group WhatsApp: wa.me/62895383230460
📧 Twitter: http://twitter.com/ittibarasul1
🌐 Web: dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram: http://Instagram.com/ittibarasul1
🇫 Facebook: http://fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Posting Komentar untuk "Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran (Bagian 7)"