LightBlog

Amalan Bid'ah Di Bulan Muharram

Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah 1) Bulan Muharram yang merupakan bulan pertama (awal tahun baru) hijriyah dalam kalender Isla...






Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

1) Bulan Muharram yang merupakan bulan pertama (awal tahun baru) hijriyah dalam kalender Islam, adakah dianjurkan malam harinya merayakan perayaan khusus?

Jawaban, Tidak ada anjuran merayakan perayaan khusus menyambut tahun baru hijriyah, baik dalam bentuk pengajian akbar yang diniatkan untuk menyambut tahun baru Islam, apalagi berbentuk pawai, terlebih lagi diiringi musik. Semua ini termasuk bid’ah yang munkar dan tasyabbuh dengan perayaan tahun baru nashoro walau dikemas dalam label acara Islami.

Berkata Syaikh khalid ‘Abdul Mun’im Rifa’i hafidzhahullah:

ينبغي للمسلم اجتناب تخصيص نهاية العام أو بداية العام الجديد بشيء من العبادات؛ فكل خير في اتباع من سلف

"Sepatutnya bagi setiap muslim untuk menjauhkan diri dari (perkara) mengkhusukan akhir tahun atau awal tahun baru dengan ibadah/ritual apapun. Karena kebaikan itu ada pada mengikuti Ulama terdahulu".
https://ar.islamway.net/fatwa/17778/

2) Benarkah dianjurkan Membaca Doa Khusus Menyambut Tahun Baru Hijriyah?

Jawaban, Tidak benar

Fatwa Dr. Bakr Abu Ziad hafizhahullah terkait doa khusus menyambut awal tahun Muharram dan melakukan perayaan Muharram.

لا يثبت في الشرع شيء من دعاء أو ذكر لآخر العام، وقد أحدث الناس فيه من الدعاء، ورتبوا ما لم يأذن به الشرع، فهو بدعة لا أصل لها.

"Tidak terdapat sedikitpun dalil dalam syariat yang menyebutkan tentang doa atau dzikir akhir tahun (menyambut awal tahun -pent). Hanya saja banyak orang yang telah membuat-buat perkara baru dalam kegiatan ini diantaranya dengan membuat/memanjatkan doa (doa khusus menyambut tahun baru Muharram -pent), mereka susun kalimat-kalimat doa, yang sama sekali tidak diizinkan dalam syariat. Maka ini semua adalah bid’ah yang tak memiliki sumber sama sekali".(Tashih ad-Dua hlm. 108)

3) Bagaimana dengan doa berikut, bukankah ini doa yang shahih?

كانَ رسولُ اللهِ إذا رأى الهلالَ قالَ: اللهُ أكبرُ ، اللَّهمَّ أَهِلَّهُ علينا بالأمنِ والإيمانِ ، والسَّلامةِ والإسلامِ ، والتَّوفيقِ لما تحبُّ، وَترضَى ، ربُّنا وربُّكَ اللهُ

"Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika melihat (awal) bulan hijriyah, maka beliau berdoa: “Allah Maha Besar, ya Allah, tampakkan al-hilal (bulan setiap tanggal satu hijriah -pent) itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, dengan keselamatan dan Islam, serta mendapat taufik untuk menjalankan apa yang Engkau cintai dan Engkau Ridhai. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah”.

Jawaban, Hadits di atas diriwayatkan oleh Ibnu Hibban no.888 dan lain-lian. Kata al-Albani rahimahullah dalam al Kalim at Thoyyib 162: “Shahih karena adanya jalur pendukungnya”. Pernyataan hampir serupa juga dikatakan oleh al-Arna’uth rahimahullah dalam Takhrijnya atas Shahih Ibni Hibban 888.

Tapi perlu diketahui sesuai dengan redaksi haditsnya, hadits di atas menjelaskan apa yang dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiap melihat awal bulan hijriyah, bukan khusus awal tahun baru islam atau awal khusus bulan hijriyyah. Dengan demikian jika pun digunakan maka doa di atas diucapkan setiap yang melihat masuknya awal bulan hijriyah (setiap tanggal 1 hijriyah bulan apapun).

Itupun bagi yang tidak melihat sendiri saat hilal tanggal 1 itu datang, maka ia pun tidak disunnah membacanya. Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Syaikh Dr. Said Al-Qahthoni dalam Syarh Hisnul Muslim, halaman. 262)

4) Bagaimana Hukum Sekedar Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam/Hijriyah yang Kita Kirimkan Via Medsos atau Diucapkan Langsung?

Jawaban, Ini termasuk Bid’ah.

Berkata Syaikh Bin Baaz rahimahullah:

فالتهنئة بالعام الجديد لا نعلم لها أصلاً عن السلف الصالح، ولا أعلم شيئاً من السنة أو من الكتاب العزيز يدل على شرعيتها

“Pemberian ucapan selamat dalam menyambut tahun baru Islam (apalagi tahun baru masehi -pent)  maka kami tidak pernah mengetahui sembernya dari para Salafush Shalih, dan aku tak pernah mengetahui sedikitpun dalil dari as sunnah maupun al Kitab (Qur’an) yang menunjukkan atas disyari’atkannya hal itu“. https://binbaz.org.sa/old/38549

5) Bagaimana Jika Kita Mendapati Ada Orang yang Memberikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam Kepada Kita Via Medsos atau Lainnya?

Syaikh Bin Baaz rahimahullah setelah menjelaskan tak ada tuntunan dalam sunnah mengawali mengucapkan doa tahni’ah menyambut tahun baru Islam seperti yang telah ana tuliskan di atas, maka selanjutnya beliau berkata:

لكن من بدأك بذلك فلا بأس أن تقول وأنت كذلك إذا قال لك كل عام وأنت بخير أو في كل عام وأنت بخير فلا مانع أن تقول له وأنت كذلك نسأل الله لنا ولك كل خير أو ما أشبه ذلك أما البداءة فلا أعلم لها أصلاً.

“Hanya saja barangsiapa ada yang mengawali memberikan ucapan selamat tahun baru hijriyyah ini padamu, maka tak mengapa jika kamu membalasnya dengan berkata: ‘wa anta kadzaalika' (dan bagimu juga seperti itu). Jika ia mengucapkan padamu (sebagai ucapan selamat atas tahun baru hijriyah -pent): “Semoga hari-harimu dalam tahun ini penuh kebaikan“, maka tak mengapa Anda membalasnya dengan berkata: “Demikian pula bagimu, aku memohon kepada Allah bagiku dan bagimu agar segalanya berjalan baik“, atau kalimat yang semakna dengan itu. Adapun mengawali (Kita terlebih dahulu menyebarkan ucapan selamat tahun baru -pent) maka Aku tidak pernah mengetahui sama sekali sumbernya.“ https://binbaz.org.sa/old/38549

Tambahan dari ana -Berik Sa'id-:
Tentu saja dianjurkan pula bagi kita untuk nantinya memberikan penjelasan dengan cara yang lembut pada orang yang memberikan kita ucapan selamat tahun baru hijriyah itu bahwa perbuatan tersebut adalah bid’ah. Ini bagian dari ‘amar ma’ruf nahi munkar, dan nesehat menasehati dalam kebenaran dan taqwa. Wallahu A'lam.

Walhamdu lillaahi rabbil ‘aalaminn, wa shallallahu ‘alaa Muhammadin..

🔰 @Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram     : http://t.me/Manhaj_salaf1
📱 Whatshapp  : 089665842579
🌐 Web               : dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram    : bit.ly/ittibarasul1
🇫 Fanspage     : fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Adab & Akhlak,156,Adzan,5,Aqidah & Manhaj,159,Bid'ah,41,biografi,3,fatwa ulama,133,Fiqh Jenazah,7,Fiqh Qurban,13,Fiqh Ramadhan,35,Fiqh Shalat,57,Fiqh Thaharah,9,fiqh wanita,26,Fiqh Zakat,9,hadits,204,Ibadah,89,Iqomah,6,Muamalah,19,Nasehat,172,Puasa,12,Risalah : Do'a & Dzikir,44,Risalah : Keluarga,28,Tafsir,4,Tanya Ustadz,40,Tazkiyatun Nufus,3,Umum,41,
ltr
item
Manhaj Salaf: Amalan Bid'ah Di Bulan Muharram
Amalan Bid'ah Di Bulan Muharram
https://1.bp.blogspot.com/-sYEpnWe4DZc/XWtDZK9UJHI/AAAAAAAABi0/F0lGxznAVag2bLv19XLuKMjBNS47MVKywCLcBGAs/s320/IMG_20190901_110204.JPG
https://1.bp.blogspot.com/-sYEpnWe4DZc/XWtDZK9UJHI/AAAAAAAABi0/F0lGxznAVag2bLv19XLuKMjBNS47MVKywCLcBGAs/s72-c/IMG_20190901_110204.JPG
Manhaj Salaf
https://www.dakwahmanhajsalaf.com/2019/08/amalan-bidah-di-bulan-muharram.html
https://www.dakwahmanhajsalaf.com/
http://www.dakwahmanhajsalaf.com/
http://www.dakwahmanhajsalaf.com/2019/08/amalan-bidah-di-bulan-muharram.html
true
29850523095273762
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy