LightBlog

Benarkah Cadar Belum Dikenal Pada Zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah Para Ulama sedikit berbeda pendapat tentang hukum mengenakan cadar bagi wanita baligh, apakah ...





Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

Para Ulama sedikit berbeda pendapat tentang hukum mengenakan cadar bagi wanita baligh, apakah wajib atau hanya sunnah. Namun tulisan ini tak membahas masalah ini. Ana saat ini hanya mau membantah orang yang menganggap bahwa cadar sama sekali belum dikenal dizaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu menganggap cadar atau Niqab sekedar trend islami, apalagi melecehkannya.

Jadi tulisan ini hanya akan menyebutkan sejumlah dalil yang menunjukkan cadar telah dikenal pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bukan fokus wajib atau hanya sunnah.

Dalil Pertama

Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘anhuma mengisahkan:

مَّا اجتلَى النَّبيُّ صلَّى اللهُ علَيهِ وسلَّمَ صفيَّةَ ، رأَى عائشةَ منتقِبةً وسطَ النَّاسِ ، فعرفَها .

“Saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperlihatkan Shafiyah kepada para wanita kalangan Shahabat -radhiallahu ‘anhuma-, lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat ‘Aisyah radhiallahu ‘anha mengenakan cadar (Niqab) di tengah kerumunan para wanita. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengetahui itu adalah Aisyah radhiallahu ‘anha dari cadarnya.”

Syaikh Al Albani rahimahullah menyebutkan hadits ini dalam kitab beliau Hijaabul Mar’ah hal.109, lalu beliau berkata: “Sanad perawi ini seluruhnya kredibel, hanya saja ada keterputusan sanadnya antar Ibnu Abi Rijaal dengan Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘anhuma. Hanya saja hadits ini memiliki kesaksian dari ‘Athal secara mursal.

Dalil Kedua

Asma’ binti Abu Bakar radhiallahu ‘anhuma menceritakan:

كنَّا نُغَطِي وجوهَنا منَ الرجالِ ، وكُنَّا نَمْتَشِطُ قبْلَ ذلِكَ في الإحرامِ

“ Kami biasa menutupi wajah kami dari pandangan laki-laki pada saat ihram, dan sebelum menutupi wajah, kami menyisir rambut terlebih dahulu.”

Hadits di atas dinukilkan oleh Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Kitabnya Hijaabul Mar’ah hal.108, dan beliau menyatakan: Shahih atas syarat Muslim“.

Dalil Ketiga

‘Aisyah radhiallahu ‘anha bercerita:

وَقَدْ كَانَ -صَفْوَانُ بْنُ الْمُعَطَّلِ السُّلَمِيُّ ثُمَّ الذَّكْوَانِيُّ- يَرَانِي قَبْلَ أَنْ يُضْرَبَ الْحِجَابُ عَلَيَّ فَاسْتَيْقَظْتُ بِاسْتِرْجَاعِهِ حِينَ عَرَفَنِي فَخَمَّرْتُ وَجْهِي بِجِلْبَابِي

“Dia (Shafwan bin Al Mu’athal radhiallahu ‘anhu) dahulu pernah melihatku sebelum diwajibkan hijab atasku, lantas aku terbangun karena perkataannya: “Inna lillaahi…” Ketika dia mengenaliku, maka aku menutupi wajahku dengan jilbabku". [HR.Bukhari no. 4141]

Dalil Keempat

Atsar tentang wanita zaman Tabi’in. ‘Ashim bin al Ahwal rahimahullah mengisahkan:

كَنَا نَدْخُلُ عَلى حَفْصَةَ بْنَتِ سِيْرِيْنَ وَقَدْ جَعَلَتِ الْجِلْبَابُ هَكَذَا: وَتَنَقَّبَتْ بِهِ فَنَقُوْلُ لَهَا: رَحِمَكِ اللهُ

“Kami pernah masuk menemui Hafshah bin Sirin (seorang tabi’in wanita) yang saat itu beliau mengenakan jilbabnya dan plus menutupi wajahnya (dengan cadar).  Lantas, kami katakan kepadanya "Semoga Allah merahmati engkau..“ [HR. Al Baihaqi. Sanad hadits ini shahih. Disebutkan dalam Jilbab Al Mar-ah Al Muslimah, hal. 110]

Sungguh kalau dikehendaki kami insya Allah masih mampu menyebutkan puluhan lagi ayat Qur’an dan hadits-hadits yang menunjukkan baik tersurat maupun tersirat bahwa cadar sudah sangat dikenal dizaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bahkan jelas ini disyari’atkan, walau Ulama berbeda pendapat apakah levelnya wajib atau hanya sunnah.

Semoga mereka yang belum memahami nash, tidak bicara seenaknya.

Walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin, wa shallallahu ‘alaa Muhammadin.

🔰 @Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram       : http://t.me/Manhaj_salaf1
📱 Whatshapp     : 089665842579
🌐 Web              : dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram      : bit.ly/ittibarasul1
🇫 Fanspage         : fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Adab & Akhlak,164,Adzan,6,Aqidah & Manhaj,166,Bid'ah,40,biografi,3,Evaluasi,2,fatwa ulama,138,Fiqh Jenazah,7,Fiqh Qurban,13,Fiqh Ramadhan,35,Fiqh Shalat,58,Fiqh Thaharah,9,fiqh wanita,26,Fiqh Zakat,9,hadits,211,Ibadah,90,Iqomah,6,Muamalah,21,Nasehat,184,Puasa,12,Risalah : Do'a & Dzikir,44,Risalah : Keluarga,29,Tafsir,4,Tanya Ustadz,46,Tazkiyatun Nufus,3,Umum,39,
ltr
item
Manhaj Salaf: Benarkah Cadar Belum Dikenal Pada Zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
Benarkah Cadar Belum Dikenal Pada Zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
https://1.bp.blogspot.com/-yBmNBW0nsVA/XU4UseLGl3I/AAAAAAAABVI/ucKyNTBP9o4CURhEnP5FEmPW2N-fS-bsgCLcBGAs/s320/PicsArt_04-08-06.44.43.png
https://1.bp.blogspot.com/-yBmNBW0nsVA/XU4UseLGl3I/AAAAAAAABVI/ucKyNTBP9o4CURhEnP5FEmPW2N-fS-bsgCLcBGAs/s72-c/PicsArt_04-08-06.44.43.png
Manhaj Salaf
https://www.dakwahmanhajsalaf.com/2019/08/benarkah-cadar-belum-dikenal-pada-zaman-nabi.html
https://www.dakwahmanhajsalaf.com/
http://www.dakwahmanhajsalaf.com/
http://www.dakwahmanhajsalaf.com/2019/08/benarkah-cadar-belum-dikenal-pada-zaman-nabi.html
true
29850523095273762
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy