Sungguh Kemiskinan Harta Sering Menjadikan Ragu Seseorang Untuk Menikah





Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

Allah Ta’ala berfirman:

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ
“Setan menakut-nakutimu dengan kemiskinan“. (QS. Al Baqarah: 286).

Obatnya adalah ayat berikut:

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ  إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang diantara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan (kecukupan) kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (QS. An Nur: 32).

Jika seorang milyarder menjamin kamu bahwa dia akan membiayai kamu, biaya pernikahanmu dan bahkan biaya hidupmu, kamu sangat percaya.

Padahal bisa saja orang yang berkata akan menjamin hidupmu itu akan ikut jatuh miskin dalam hitungan menit atau bahkan detik sekalipun.

Namun, mengapa justru saat Allah Dzat Yang Maha Kaya dan tak pernah ditimpa kemelaratan, dan selalu benar perkataan-Nya, berkata bahwa Dia yang menjamin kamu, kamu terkesan masih ragu?

Allah Ta'ala berfirman:

وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّهِ قِيلًا

"Dan siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?". (QS. An Nisa: 122).

Walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin, wa shallallahu 'alaa Muhammadin.

🔰 @Manhaj_salaf1

•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•

Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

📮 Telegram     : http://t.me/Manhaj_salaf1
📱 Whatshapp  : 089665842579
🌐 Web              : dakwahmanhajsalaf.com
📷 Instagram    : bit.ly/ittibarasul1
🇫 Fanspage      : fb.me/ittibarasul1

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Belum ada Komentar untuk "Sungguh Kemiskinan Harta Sering Menjadikan Ragu Seseorang Untuk Menikah"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel