Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hukum Membaca Al-Fatihah Setelah Shalat Fardhu





Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

Di beberapa masjid, banyak kita temukan bahwa seorang imam setelah selesai dari shalat berjama’ah atau setelah selesai dari do’a, maka ia menuntun para makmumnya agar membaca bersama-sama surah Al-Fatihah. Apa ini adalah suatu sunnah ?

Ada beberapa sisi jawaban atas masalah ini.

1) Terdapat hadits shahih bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memotivasi membaca surah tertentu setelah selesai dari shalat fardhu dan setelah selesai membaca dzikir-dzikir tertentu. Tapi surah yang dibaca itu bukan surah Al-Fatihah.

Lihat hadits berikut:

مَنْ قرأَ آيةً الكُرسِيِّ دُبُرَ كلِّ صلاةٍ مكتوبةٍ ، لمْ يمنعْهُ من دُخُولِ الجنةَ إلَّا أنْ يمُوتَ. 

"Barangsiapa yang membaca ayat kursi setiap kali selesai shalat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk Surga, kecuali kematian (yang belum datang padanya)". [HR. Nasa’i dalam al Kubra no.9928, Thabrani no.7532. Kata Al Albani rahimahullah dalam Shahih al Jaami’ 6464, Shahih. Kata Syaikh Muqbil rahimahullah dalam Shahih Al-Musnad 478, Hasan]

Dalam hadits lain dari Uqbah bin Amir radhiallahu ‘anhu menceritakan:

أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ الْمُعَوِّذَاتِ دُبُرَ كُلِّ صَلَاةٍ. 

"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan padaku untuk membaca mu’awwidzaat di akhir shalat (sesudah salam)". [HR. Abu Daud no.1523, Tirmidzi no.2903, an Nasa’i no.1336, Syaikh Al Albani rahimahullah mengatakan bahwa hadits ini shahih]

Al Mu’awwidzaat itu mencakup Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas.

2) Tidak diragukan lagi, surah Al-Fatihah termasuk sebesar-besarnya surah yang Allah turunkan dalam Al-Quran. Namun, bukan berarti dengan demikian kita bisa seenaknya menetapkan keutamaan membaca surah tersebut pada situasi-situasi khusus yang tidak diperintah atau dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Logikanya, seandainya alasan keutamaan membaca surah Al-Fatihah setiap selesai dari shalat berjama’ah atau setiap kali selesai berdo’a adalah sunnah dengan alasan surah Al-Fatihah adalah sebesar-besarnya surah dalam Al-Quran, sudah barang tentu hal ini telah terpikirkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sudah pasti beliau akan segera menyunnahkannya.

Jika surah yang kedudukannya di bawah Al-Fatihah saja, yakni tiga surah di atas diperintahkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk diamalkan, maka apalagi surah Al-Fatihah yang merupakan seagung-agungnya surah tentu lebih pantas untuk dianjurkan dibaca dan diamalkan.

3). Atas dasar itu, para Ulama kita telah menetapkan bid’ahnya hal ini.

Salah satunya Syaikh Shalih Al-Fauzan hafidzhahullah mengatakan:

أمَّا قراءتها أدبار الصَّلوات؛ فلا أعلم له دليلاً من سنة رسول الله صلى الله عليه وسلم، وإنما الذي ورد هو قراءة آية الكرسي ، و قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ، و قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ، و قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ، وردت الأحاديث بقراءة هذه السُّور بعد الصَّلوات الخمس، وأمَّا الفاتحة؛ فلا أعلم دليلاً على مشروعيَّة قراءتها بعد الصَّلاة .

"Adapun membacanya (surat Al-Fatihah) setelah shalat fardhu, maka saya tidak mengetahui dalilnya dari sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yang terdapat dalilnya adalah ayat kursi, qul huwallahu ahad, dan qul a’udzu birabbil falaq, dan qul a’udzu birabbinnas. Telah datang hadist-hadist yang menunjukkan disyari’atkannya membaca surat-surat tersebut setelah shalat lima waktu. Adapun membaca surat Al-Fatihah maka saya tidak mengetahui dalil yang menunjukkan disyari'atkan perkara tersebut setelah shalat". (Al-Muntaqa min Fatawa Al-Fauzan no.133)

Sementara itu Ulama Lajnah ad Daa’imah menetapkan:

لم يثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه كان يقرأ الفاتحة بعد الدعاء فيما نعلم، فقراءتها بعد الدعاء بدعة.

"Tidak terdapat berita yang sah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau membaca Al-Fatihah setelah berdo'a sebatas pengetahuan kami. Atas dasar itu, membacanya setelah berdo’a adalah bid’ah". (Fatawa Lajnah Ad-Daimah II:528)

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

_____
Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

Group WhatsApp: wa.me/62895383230460

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

6 komentar untuk "Hukum Membaca Al-Fatihah Setelah Shalat Fardhu"

  1. Sunnah baca alfatiha sebelum keluar masjid

    BalasHapus
  2. Tapi adakah rasulullah saw melarang membaca alfatihah setelah solat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Diantara kaidah fiqih dalam agama ini adalah:

      الأصل في العبادة الحظر, فلا يشرع منها إلا ما شرعه الله و رسوله

      "Hukum asal dalam ibadah adalah terlarang, maka suatu ibadah tidak disyariatkan kecuali ibadah yang disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya".

      Hapus
    2. Yang buat kaidah fiqih itu siapa?

      Hapus
  3. Ikuti petunjuk Rasulullah,yg rasul contohkan berusaha kita ikuti yg tdk tinggalkan,insya lebih selamat.

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan bijak