Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memohon Surga Dan Di Jauhkan Dari Neraka

 



Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

Benarkah ibadah yang landasannya karena mengharap Surga dan takut Neraka termasuk ungkapan yang batil dan syirik ?

Di kalangan Shufi dan ini disandarkan kepada salah satu tokohnya yakni Roobi'ah Al-'Adawiyah- dikenal ungkapan:

اللهم إني أعبدك ليس خوفاً من نارك ولا طمعاً في جنتك

"Ya Allah aku mengibadai-Mu bukan karena takut Neraka-Mu dan pula karena berharap Surga-Mu".

Bahkan mereka menganggap ibadah karena mengharap Surga dan takut Neraka itu sebagai ibadanya para budak  dan dapat menyeret pada kesyirikan. Tidak diragukan lagi, apa yang diyakini kalangan Shufi tersebut termasuk kebathilan yang amat jelas.

Betapa akan dikatakan seorang beriman tidak boleh beribadah karena mengharap Surga, sementara Allah Ta'ala justru memerintahkan manusia berlomba-lomba agar bisa meraih ampunan Allah dan Surga-Nya, sebagaimana salah satunya terdapat pada ayat berikut:

سَا بِقُوْۤا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَآءِ وَ الْاَ رْضِ ۙ اُعِدَّتْ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِا للّٰهِ وَرُسُلِهٖ ۗ ذٰلِكَ فَضْلُ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَآءُ ۗ وَا للّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ

"Berlomba-lombalah kamu untuk mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan Surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar". (QS. Al-Hadid: 21)

Andai menginginkan Surga bisa merusak akidah atau syirik, maka tidak mungkin Allah memerintahkan kita berlomba-lomba mendapatkan Surga. Ini perkara yang amat jelas.

Demikian pula, takut pada Neraka justru wajib ada pada hati setiap orang yang beriman. Mengapa ? Karena Allah sendiri yang memerintahkan kepada kita agar kita takut pada Neraka, sebagaimana Firman-Nya:

فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِيْ وَقُوْدُهَا النَّاسُ وَ الْحِجَارَةُ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِيْنَ

"Maka, takutlah kamu kepada Neraka yang bahan bakarnya ialah manusia dan batu yang disediakan untuk orang-orang yang kafir". (QS. Al-Baqarah: 24)

Andai takut kepada Neraka itu mengurangi kesempurnaan tauhid apalagi dikatakan syirik sebagaimana sangkaan Shufi yang jahil, tentu Allah tidak memerintahkan kita takut pada Api Neraka-Nya itu. Karenanya Allah memuji orang beriman yang salah satu cirinya adalah berdoa agar tidak dijerumuskan ke Neraka, sebagaimana terdapat pada ayat berikut:

وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا ٱصۡرِفۡ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا  إِنَّهَا سَآءَتۡ مُسۡتَقَرّٗا وَمُقَامٗا

Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, jauhkan adzab (Neraka) Jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal". Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman". (QS. Al-Furqan: 65-66)

Andai takut kepada Neraka itu syirik, tiak mungkin Allah justru memuji orang yang takut pada Neraka dan berlindung kepada Allah agar tidak masuk Neraka seperti pada ayat di atas.

Bahkan salah satu doa Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah minta di dekatkan ke Surga dan di jauhkan dari Neraka, sebagaimana terdapat dalam hadits berikut:

اللّهمّ إٍني أَسْأَلُكَ الْجَنَّـةَ، وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِن قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ النَّارِ، وَمَا قَـرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قولٍ أَوْ عَمَلٍ

"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu Surga dan apa-apa yang mendekatkan aku kepadanya (Surga) baik berupa perkataan maupun perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari Neraka dan apa-apa yang mendekatkan kepadanya (Neraka), baik berupa perkataan maupun perbuatan". [HR. Ibnu Majah 3846. Kata Al-Albani rahimahullah dalam dalam As-Shahihah 1542, shahih]

Jika sekelas Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pun berharap meraih Surga dan terjauhkan dari Api Nerak, maka bagaimana akan dibenarkan ungkapan kalangan Shufi:

اللهم إني أعبدك ليس خوفاً من نارك ولا طمعاً في جنتك

"Ya Allah aku mengibadai-Mu bukan karena takut Neraka-Mu dan pula karena berharap Surga-Mu".

Jelas ini ungkapan yang bathil dan munkar.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

_______
Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

Group WhatsApp: wa.me/6289665842579

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Posting Komentar untuk "Memohon Surga Dan Di Jauhkan Dari Neraka"