Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jangan Mencela Makanan

 



Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata:

مَا عَابَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ إِنْ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ

"Tidaklah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mencela suatu makanan sedikit pun. Seandainya beliau menyukainya, beliau menyantapnya. Jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya (tidak memakannya)". [HSR. Bukhari 5409 dan Muslim 2064]

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan hadits diatas dengan berkata:

هَذَا مِنْ آدَابِ الطَّعَامِ الْمُتَأَكِّدَةِ وَعَيْبُ الطَعَامِ كَقَوْلِهِ: مَالِحٌ، قَلِيْلُ الْمِلْحِ، حَامِضٌ، رَقِيْقٌ، غَلِيْظٌ، غَيْرُ نَاضِجٍ، وَنَحْوُ ذَلِكَ

"Perkara ini termasuk adab makan yang amat ditekankan. Dan mencela makanan yakni seperti ia berkata: "Ini keasinan, kurang asin, kecut, terlalu lembut, masih kasar, belum masak dan yang semisalnya". (Syarh Shahih Muslim XIV:26)

Syaikh Al-Utsaimin rahimahullah mengingatkan:

والذي ينبغي للإنسان إذا قدم له الطعام أن يعرف قدر نعمة الله سبحانه وتعالى بتيسيره وأن يشكره على ذلك وألا يعيبه إن كان يشتهيه وطابت به نفسه فليأكله وإلا فلا يأكله ولا يتكلم فيه بقدح أو بعيب

"Yang sepatutnya dilakukan oleh seseorang jika dihidangkan makanan padanya adalah menyadari alangkah besar nikmat Allah padanya dengan memudahkannya (mendapatkan makanan) dan juga bersyukur atasnya. Dan seseorang hendaknya tidak mencela makanan tersebut.

Jika dirinya merasa berselera dan suka terhadap makanan tersebut, hendaklah dimakan. Jika tidak, maka tidak perlu dimakan dan tidak memberi komentar atas makanan tersebut dengan komentar pedas yang berisi celaan dan penghinaan". (Syarh Riyadhus Shalihin I:817)

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

_______
Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

Group WhatsApp: wa.me/6289665842579

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Posting Komentar untuk "Jangan Mencela Makanan"